Kayu rumah semakin populer di kalangan masyarakat urban. Mengapa hal ini terjadi? Apakah karena gaya arsitektur yang semakin trendi atau karena keunggulan kayu sebagai bahan bangunan? Mari kita telusuri lebih jauh.
Menurut Arsitek ternama, Budi Santoso, kayu memiliki keunikan tersendiri yang sulit ditiru oleh bahan bangunan lainnya. “Kayu memberikan kesan alami dan hangat pada rumah. Selain itu, kayu juga ramah lingkungan karena bisa didaur ulang,” ujarnya.
Tidak hanya itu, penggunaan kayu sebagai bahan bangunan juga dinilai lebih tahan terhadap cuaca dan gempa. Hal ini dikonfirmasi oleh pakar konstruksi, Andi Wijaya, “Kayu memiliki kekuatan yang baik dalam menahan beban dan tekanan, sehingga sangat cocok digunakan sebagai struktur rumah.”
Selain itu, tren minimalis yang kini sedang digemari oleh masyarakat urban juga turut mempengaruhi popularitas kayu sebagai bahan bangunan. Menurut survei yang dilakukan oleh Majalah Arsitektur Indonesia, 70% responden menyatakan bahwa mereka lebih memilih rumah dengan dominasi kayu sebagai bahan bangunannya.
Tidak hanya itu, harga kayu yang kini semakin terjangkau juga menjadi faktor utama mengapa kayu rumah semakin populer di kalangan masyarakat urban. “Dulu, kayu dianggap sebagai bahan bangunan mewah yang hanya bisa dinikmati oleh kalangan atas. Namun sekarang, dengan semakin banyaknya jenis kayu lokal yang bisa digunakan, harga kayu pun semakin terjangkau bagi masyarakat kelas menengah,” jelas Bambang, seorang pengusaha kayu lokal.
Dari berbagai faktor tersebut, tidak mengherankan jika kayu rumah kini semakin populer di kalangan masyarakat urban. Dengan keunggulan yang dimilikinya, kayu menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang menginginkan rumah dengan nuansa alami dan hangat.
